Tanaman Alpukat Portabel

Alpukat merupakan salah satu buah musim panas yang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Selain memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, buah alpukat juga memiliki rasa yang WOAH. Siapa yang tidak suka sama buah yang satu ini coba?.  Kalau ada, mungkin lidah beliau sudah tidak mati secara emosional sehingga tidak dapat merasakan sesuatu (mati rasa), lol. Nah, berhubung buah yang satu ini terbilang langka(setidaknya di sini) dan memiliki harga yang cukup fantastis (seperti yang dikatakan uncle ben, "with great taste, comes great cost"), maka seonggok bakal kasih tips buat agan-agan untuk menanam tanaman ini dengan cara yang tidak biasa tentunya. berikut ulasannya

Langkah Pertama - Melepas dan Membersihkan Biji Alpukat.

Pertama, Agan harus memulai dengan melepaskan biji alpukat dari dagingnya dengan hati-hati (tanpa memotongnya), kemudian bersihkan biji tsb dari sisa daging buah (agan bisa merendam biji tersebut ke dalam air selama beberapa menit kemudian menggosok-gosok sisa daging buah yang tersisa sampai tak tersisa). Jangan lupa untuk berhati-hati dalam melakukan hal ini agar kulit berwarna coklat yang ada pada biji tidak copot. Kulit berwarna coklat itu berfungsi sebagai pelindung biji.

Langkah Kedua - Menempatkan yang mana bagian "atas", yang mana yang "bawah".

Beberapa biji alpokat ntu bentuknya agak sedikit lonjong, dan beberapa yang lain berbentuk nyaris seperti bulat/bola sempurna (tak ada manusia yang sempurna, tak ada biji yang sempurna). Namun, semua biji memliki bagian "atas", tempat di mana tunas tumbuhdan "bawah" tempat di mana akar tumbuh. Untuk membuat agar biji tersebut bisa menumbuhkan tunas dengan baik, agan perlu menempatkan bagian "bawah" ke dalam air, jadi sanagat penting untuk mencari tau mana yang "atas" dan mana yang "bawah" sebelum agan menusuknya dengan tusuk gigi.

Penjelasan :
  1. Top End will sprou (keep dry) = Di bagian inilah tunasnya bakalan numbuh, jadi ini di jadiin bagian atasnya dan biarkan bagian ini tetap kering.
  2. Bottom End will root (keep in water) = Di bagian ini bakalan numbuh akarnya, jadi ini di jadiin bagian bawahnya secara akar emang selalu di bawah (dia kan pondasi tanaman gitu), jadi bagian ini di biarin tetap basah krn akar kan tempat masuknya aer.

Langkah Ketiga - Tusuk dengan Empat Tusuk Gigi.

Ambil 4 buah tusuk gigi, kemudian tususkkan pada sudut bawah dari biji alpukat, jangan lupa beri sedikit jarak. Tusuk gigi ini berfungsi untuk menahan biji alpukat agar bijinya tidak terendam seluruhnya ke dalam air. Jadi cuma bagian "bawah" yang tadi yang terendam. Disarankan tusukannya ntu agak sedikit miring ke bawah (apalah namanya itu). Untuk lebih jelas, liat gambar di bawah.

Langkah Keempat - Letakkan Biji Alpukat Setengah Tenggelam ke damal Gelas berisi Air.

Selain meletakkan biji dalam keadaan stengah tenggelam ke dalam gelas yang ada airnya, jangan lupa juga untuk mengatur jendela agan biji alpukat tersebut bisa mendapatkan sedikit cahaya matahari (biologi dasar gan, tanaman memerlukan cahaya untuk tumbuh). Gelas yang agan gunakan sebaiknya tidak mengandung sedikitpun warna (bening) supaya agan bisa melihat proses pertumbuhan anak akar dan juga agan bisa melihat kapan waktu yang tepat untuk mengganti airnya. Ane saranin untuk mengganti airnya setiap 5 hari seminggu, di luar itu jika terjadi kesalahan, ane gak tanggung jawab ya gan. Mengapa 5 hari seminggu? mengapa gk setiap hari aja? Alasannya, untuk mencegah lumut, jamur dan bakteri tumbuh yang akan merusak kelangsungan hidup tunas agan.

Langkah Kelima - Menunggu...

Nah, ini dia nih tahap yang paling amat membosankan yang semua orang muak terhadapanya. Apa lagi selain tahap menunggu. Saking muaknya, sampe-sampe ada tuh lagu tahun 2006/2007 an yang liriknya "menunggu sesuatu yang sangat membosankan bagiku...". Banyak rumor yang beredar bahwa tunas baru akan muncul antara 2-4 minggu setelah proses penusukan (kedengaran sadis ya). tapi dari pengalaman ane, butuh waktu 8 minggu gan, 8 minggu, bayangin coba. Dua bulan kita di gantung tanpa adanya kejelasan (baper mode on). Membosankan sih, tapi yang sabar gan. Kalo udah tiba masanya, maka agan akan melihat menyaksikan tahap ini:

  • Bagian "atas" biji akan mengering dan membentuk retakan, dan kulit berwarna coklat yang melindungi biji perlahan akan mengelupas.
  • Retakan juga akan terlihat pada bagian bawah biji alpukat, dan beberapa akar tunggang kecil akan mulai muncul.
  • Akar tunggangnya akan semakin memanjang dan memanjang seiring berjalannya waktu dan mungkin akan bercabang, dan akhirnya sebuah tunas kecil nan mungil akan muncul dari sisi atas biji (mengharukan bukan ?).
  • Terakhir, jangan pernah biarkan sekali pun akar tunggangnya mengering dan tidak terendam. Selamanya jangan. Karena hal tersebut bisa membunuh kecambah yang tidak berdosa ini. (T^T).
Demikianlah langkah-langkah menumbuhkan buah alpukat. Agan bisa memindahkan biji tersebut ke dalam pot yang diisi dengan tanah yang berhumus jika tingginya sudah mencapai kurang lebih 6 inchi dan pastikan pot tersebut terkena sinar matahari. Alpukat suka matahari. Sebagian tanaman pun begitu. Semakin banyak sinar matahari maka akan semakin baik. Dan untuk info aneh lainnya, agak bisa liat di sini. Sumur gambar oleh mbah Google. Bye,,,
-W-

0 Comments:

Post a Comment