Wabah virus corona (COVID-19) di Cina telah menimbulkan kekhawatiran global. Wabah ini berasal dari pasar makanan laut dan daging di Wuhan, Cina, pada bulan Desember 2019. Sejak itu menyebar ke negara lain, termasuk Indonesia. COVID-19 telah menyebar ke 152 negara lokasi internasional.
Di Indonesia, pertanggal 25 Maret 2020 kasus COVID-19 telah dikonfirmasi sebanyak 790 orang dengan jumlah kasus yang meninggal 58 orang dan sembuh sebanyak 31 orang. Jumlah ini cukup signifikan karena hanya dalam hitungan hari kasus Corona virus di Indonesia sudah sebanyak ini.
Memenuhi rasa ingin tahu, kekawatiran dan ketakutan kalian, seonggok info akan menjelaskan tentang corona virus termasuk pencegahan dan pengobatannya hingga saat ini.
Apa itu coronavirus dan (COVID-19)?
Coronavirus adalah virus yang menyerang sistem pernafasan, ditemukan pada hewan umumnya kelelawar, dapat ditularkan dari hewan ke manusia dan kemudian menyebar dari manusia ke manusia. Coronavirus sudah ada sejak lama dan membuat sakit dengan gejala pilek seperti demam, batuk dan flu. Hingga Akhir tahun 2019 lalu, ditemukan coronavirus yang berevolusi menunjukkan gejala baru yang parah/akut yaitu sesak nafas hingga kematian. Virus inipun disebut dengan COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) atau 2019-NCoV (2019 Novel Coronavirus).
Bagaimana COVID-19 menyebar?
![]() |
| penyebaran/penularan covid-19 |
Menurut WHO (World Health Organisation), virus ini menyebar dari orang yang telah terinfeksi virus corona. Penyakit ini menyebar di antara orang-orang yang berada dalam kontak dekat (dalam jarak sekitar satu meter) melalui tetesan kecil ketika orang yang terinfeksi sedang batuk, bersin, atau berbicara. Penyakit ini juga dapat menyebar ketika satu orang menyentuh permukaan atau benda yang memiliki virus di atasnya dan kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata mereka. Selain itu masih dipelajari bagaimana cara penyebaran virus ini.
Apa saja gejala Corona Virus 2019 atau COVID-19?
Gejala yang paling umum dari corona ialah demam, kelelahan, dan batuk kering.
Beberapa mengalami hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare dan sesak nafas untuk gejala akut.
Ada juga beberapa orang yang terinfeksi tak menunjukkan gejala apapun dan tidak merasakan sakit apapun.
Bagaimana pengobatan Covid-19?
Sampai saat ini, belum ditemukan obat atau vaksin yang mampu mengobati atau mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Namun, gejala COVID-19 yang seperti flu biasa dapat diringankan dengan obat flu.
Beda dengan kasus COVID-19 yang gejalanya berat, pengobatan lebih ditujukan untuk menjaga kondisi pasien dan mengatasi komplikasi yang muncul agar tidak berakibat fatal.
Meski belum ditemukan vaksin yang dapat mencegah infeksi virus Corona, kita bisa meminimalkan risiko terkena infeksi ini dengan cara:
- Mencuci tangan dengan air dan sabun setidaknya selama 20 detik.
- Menggunakan masker setiap beraktivitas di luar ruangan atau di tempat umum.
- Memperbanyak minum air putih.
- Beristirahat yang cukup.
- Tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang kotor.
- Menghindari kontak dengan orang yang sedang batuk dan demam.
Kebanyakan orang (sekitar 80%) pulih dari penyakit tanpa perlu perawatan khusus. Yang penting cukup menjaga imunitas dan daya tahan tubuh, serta mengikuti anjuran diatas. Semoga kita semua gak termasuk dari suspect virus corona 2019 ini, kalau sudah terlanjur semoga cepat sehat.
